BTemplates.com




Monday, 14 December 2015

perbedaan internet dan intranet


Internet (Interconnection Networking) adalah suatu jaringan komputer yang saling terhubung antar komputer yang satu dengan komputer yang lainnya menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran. Sehingga saling dapat berinteraksi, berkomunikasi, dan saling bertukar informasi.

Internet pertama kali muncul pada tahun 1969 yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat melalui proyek ARPA atau disebut ARPANET (Advance Research Project Agency Network). Proyek ini awalnya dibangun untuk keperluan militer. Namun ternyata proyek ini menjadi berkembang pesat sehingga yang mulanya hanya 4 situs universitas kini banyak universitas dari berbagai negara ingin bergabung. 

Itulah sebabnya ARPANET dipecah menjadi 2, yakni MILNET untuk keperluan militer dan ARPANET untuk keperluan non-militer.

Intranet adalah satu jaringan (Private Network) yang menggunakan protokol internet TCP/IP untuk berbagi informasi penting dalam lingkup lokal. Misalnya digunakan pada perkantoran/perusahaan, sekolah, universitas, dll. Intranet juga merupakan suatu jaringan LAN (Local Area Network) yang hanya mencakup wilayah lokal/kecil. 

perbedaan internet dan intranet
Internet : Jaringannya yang luas & cepat (seluruh dunia). Perkembangannya sangat pesat. Bisa digunakan oleh siapa saja dan kapan saja.

 Intranet : Jaringannya yang sempit (lokal). Perkembangannya lambat. Biasa digunakan oleh perkantoran/perusahaan, sekolah, universitas, dan organisasi lainnya.

Istilah-Istilah dalam dunia jaringan komputer


Istilah-Istilah dalam dunia jaringan komputer

Jaringan : jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer: a. local-area network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung). b. wide-area network

(WAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. selain itu, jaringan komputer dapat juga dikelompokan berdasar kriteria di bawah ini: a. topologi: pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, dan ring.b. protokol: protokol mendefinisikan sekelompok aturan dan sinyal yang digunakan oleh komputer pada jaringan untuk berkomunikasi. Protokol LAN yang paling populer adalah Ethernet. Protokol LAN lain yang banyak digunakan adalah IBM token-ring network. c. arsitektur: jaringan dapat diklasifikasikan ke dalam arsitektur peer-to-peer atau client/server. 

NIC : NIC (network interface card) adalah expansion board yang digunakan supaya komputer dapat dihubungkan dengan jaringan. Sebagian besar NIC dirancang untuk jaringan, protokol, dan media tertentu. NIC biasa disebut dengan LAN card (Local Area Network

Card).Backbone : Backbone adalah saluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan. Bandwidth : Bandwidth menunjukan kapasitas dalam membawa informasi. Istilah ini dapat digunakan dalam banyak hal: Telepon, jaringan kabel, bus, sinyal frekuensi radio, dan monitor. Paling tepat, bandwidth diukur dengan putaran perdetik (cycles per second), atau hertz (Hz), yaitu perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi yang dapat ditransmisikan. Tetapi juga sering digunakan ukuran bit per second (bps). Bridge : Bridge adalah peranti yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasar informasi pada lapisan data link. Segmen ini mempunyai alamat lapisan jaringan yang sama. Setiap jaringan seharusnya hanya mempunyai sebuah bridge utama.DNS : DNS (domain name sistem) adalah sistem yang menerjemahkan domain Internet, seperti http://www.microsoft.com menjadi alamat Internet, yaitu serangkaian nomor yang terlihat seperti 101.232.12.5. Istilah DNS berhubungan dengan konvensi
untuk penamaan host pada Internet dan cara penangan nama-nama tersebut
.
Ethernet : Ethernet adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh Xerox Corporation yang bekerjasama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet menggunakan topologi bus atau star dan medukung transfer data sampai dengan 10 Mbps. Versi Ethernet yang lebih baru yang disebut 100Base-T (atau Fast Ethernet), mendukung transfer data sampai dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya, Gigabit Ethernet, mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000 Mbps. Fast Ethernet : Fast Ethernet seperti Ethernet biasa, namun dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat, sampai dengan 100 mbps. Ethernet ini juga disebut 100BaseT.

Gateway : Istilah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga data dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, sehingga pertukaran email dapat dilakukan pada sistem yang berbeda.GPS : GPS (Global Positioning System ) adalah sistem navigasi menggunakan 24 satelit MEO (medium earth orbit atau middle earth orbit) yang mengelilingi bumi dan penerima-penerima di bumi. Satelit mengorbit pada ketinggian sekitar 12.000 mil di atas bumi dan mampu mengelilingi bumi dua kali dalam 24 jam.Satelit GPS secara kontinu mengirimkan sinyal radio digital yang mengandung data lokasi satelit dan waktu pada penerima yang berhubungan. Satelit GPS dilengkapi dengan jam atom dengan ketepatan satu per satu juta detik. Berdasar informasi ini, stasiun penerima mengetahui berapa lama waktu yang digunakan untuk mengirim sinyal sampai ke penerima di bumi.Semakin lama waktu yang digunakan untuk sampai ke penerima, semakin jauh posisi satelit dari stasiun penerima.dengan mengetahui posisi satelit, penerima mengetahui bahwa satelit terletak pada posisi tertentu pada permukaan bola imaginer yang berpusat pada satelit. Dengan menggunakan tiga satelit, GPS dapat menghitung lintang dan bujur penerima berdasar perpotongan ketiga bola imaginer.Dengan menggunakan empat satelit, dapat juga ditentukan ketinggian.GPS dikembangkan dan dioperasikan oleh Departemen Pertahanan Amerika.GPS, asalnya dikenal dengan NAVSTAR (Navigation System with Timing and Ranging).Sebelum untuk keperluan yang lebih luas, GPS digunakan untuk menyediakan kemampuan navigasi sepanjang waktu dan dalam segala cuaca untuk militer darat, laut, dan angkatan udara.Disamping untuk navigasi dan penentuan posisi geografik, GPS dapat juga digunakan di antaranya untuk pemetaan, kehutanan, eksplorasi mineral, manajemen habitat liar, dan pengawasan perpindahan penduduk.Host : Host adalah sistem komputer yang diakses oleh pengguna yang bekerja pada lokasi yang jauh. Biasanya, istilah ini digunakan jika ada dua sistem komputer yang terhubung dengan modem dan saluran telepon.Sistem mengandung data yang disebut host, sedang sitem yang digunakan untuk mengases dari jarak jauh disebut remote terminal. Istilah host juga digunakan untuk menyebut komputer yang terhubung dengan jaringan TCP/IP, termasuk Internet. Setiap host mempunyai alamat IP yang unik. Selain itu, istilah host juga merujuk pada penyediaan infrastruktur layanan komputer. Sebagai contoh, banyak perusahaan yang menjadi host Web server, yang berarti bahwa perusahaan tersebut menyediakan hardware, software, dan saluran komunikasi yang dibutuhkan oleh server, tetapi isi server (data) dikendalikan oleh pihak lain. ISP (Internet Service Provider) :
ISP (Internet service provider) adalah penyedia layanan Internet.Sebagian besar ISP mempunyai jaringan server (mail, berita, Web), router, modem yang dihubungkan dengan koneksi “backbone” Internet yang permanen dan berkecepatan tinggi. Pelanggan ISP dapat mendapatkan koneksi Internet dengan modem dan telepon. Untuk mengakses Internet pelanggan ISP harus melakukan dial ke jaringan dengan menekan nomor telepon tertentu milik ISP. Internet : Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer. Sejak 1999 Internet telah memiliki 200 juta pemakai di seluruh dunia, dan jumlah ini meningkat cepat.Lebih dari 100 negara terhubung dengan Internet untuk menukar data, berita, dan informasi lainnya.Setiap komputer yang terhubung dengan Internet disebut host.ISDN : ISDN
(Integrated Services Digital Network) adalah standard komunikasi internasional untuk pengiriman suara, video dan data melalui line telepon digital atau telepon kawat biasa. ISDN mempunyai kecepatan transfer data 64 Kbps. Sebagian besar saluran ISDN ditawarkan oleh perusahaan telepon yang memungkinkan dua saluran, yang disebut kanal B (B channel). Satu line dapat digunakan untuk suara dan yang lain untuk data lain dan keduanya mempunyai kecepatan transfer 128 Kbps. Versi awal ISDN menggunakan transmisi baseband. Versi lain ISDN, yaitu B-ISDN, menggunakan transmisi broadband dan dapat mendukung transmisi data dengan kecepatan 1,5 Mbps.

Protocol (protokol) : Bahasa atau prosedur hubungan yang digunakan oleh satu sistem komputer dengan sistem lainnya sehingga antara keduanya dapat saling berhububngan. Untuk dapat berkomunikasi. Kedua system harus menggunakan protokol yang sama. PPP (Point To Point 

Protocol) : Protokol TCP/IP yang memungkinkan hubungan antara host dengan jaringan dan antara router dengan router atau dapat pula digunakan untuk hubungan serial antara 2 system. 

Repeater : Suatu perangkat yang dipasang di titik-titik tertentu dalam jaringan untuk memperbarui sinyal-sinyal yang di transmisikan agar mencapai kembali kekuatan dan bentuknya yang semula, guna memperpanjang jarak yang dapat di tempuh. Ini di perlukan karena sinyal-sinyal mengalami perlemahan dan perubahan bentuk selama transmisi.

Router : Suatu perangkat yang berfungsi menghubungkan suatu LAN ke suatu internetworking/WAN dan mengelola penyaluran lalu-lintas data di dalamnya. Routing : Proses dari penentuan sebuah path yang di pakai untuk mengirim data ke tujuan tertentu. RJ-45 : RJ-45 (Registered Jack-45) adalah konektor delapan kabel yang biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke sebuah local-area network (LAN), khususnya Ethernets. Konektor RJ-45 mirip dengan konektor RJ-11 yang digunakan dalam koneksi telepon, tetapi lebih besar.

Server : Suatu unit yang berfungsi untuk menyimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer.komputer server akan melayani seluruh client atau worstation yang terhubung ke jaringannya. TCP/IP : TCP/IP Transmission Control
Protokol adalah dua buah protokol yang dikembangkan oleh militer AS yang memungkinkan komputer pada jaringan dapat saling berhubungan.IP digunakan untuk memindahkan paket data antarsimpul.TCP dugunakan untuk memverifikasi pengiriman dari client ke server. TCP/IP adalah dasar internet dan dapat ditemukan pada semua system operasi modern, seperti Unix dan
Windows.

Topologi : Dalam jaringan komputer topologi adalah bentuk pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, ring. UTP : UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak terbungkus yang berpilin. Kabel UTP banyak digunakan pada local-area networks (LANs) dan sambungan telepon karena harganya lebih murah. Kabel UTP tidak sebaik kabel koaksial dan serat optik dalam hal penyediaan banwidth dan ketahanan terhadap interferensi. %arie %ngeblog VLAN : VLAN (virtual local-area

network) adalah jaringan komputer yang seakan terhubung menggunakan kabel yang sama meskipun mungkin secara fisik berada pada bagian LAN yang lain. VLAN dikonfigurasi melalui software dan tidak hardware, yang membuatnya sangat fleksible. Salah satu keunggulan VLAN adalah jika sebuah komputer secara fisik dipindah ke lokasi lain, komputer tersebut tetap pada VLAN yang sama tanpa melakukan konfigurasi ulang hardware.

 VPN : VPN.(virtual private network) adalah koneksi internet pribadi yang aman dan terenkripsi untuk menjamin bahwa hanya pengguna yang berhak yang dapat mengaksesnya dan trasfer data yang dilakukan tidak dapat diganggu. 

VSAT : VSAT (Very Small Aperture Terminal) stasiun bumi yang digunakan pada satelit komunikasi sinyal data, suara, dan video, kecuali pemancaran televisi. VSAT terdiri dari dua bagian: sebuah transceiver yang diletakkan ditempat terbuka sehingga dapat secara langsung menerima sinyal dari satelit dan sebuah piranti yang diletakkan dalam ruangan untuk menghubungkan transceiver dan piranti komunikasi pengguna akhir(end user), seperti PC. Transceiver menerima dan mengirim sinyal ke transponder satelit diluar angkasa.Satelit mengirimkan dan menerima sinyal dari komputer stasiun bumi yang berfungsi sebagai hub sistem.Setiap pengguna yang saling terhubung dengan stasiunhub melewati satelit, membentuk topologi bintang.hub mengendalikan semua operasi pada jaringan. Semua transmisi untuk komunikasi antar pengguna harus melewati stasiunhub yang meneruskannya ke satelit dan kepengguna VSAT yang lain. VSAT dapat mengirimkan data sampai dengan kecepatan 56 Kbps. 

WAN : WAN wide area network adalah komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan hubungan dengan line telepon atau gelombang radio. Lihat juga LAN dan jaringan. 

Wi-Fi: Wi-Fi Wireless Fidelity adalah nama dagang resmi untuk IEEE 802.11b yang dibuat oleh Wireless Ethernet Compatibility Aliance (WECA). Istilah Wi-Fi menggantikan 802.11b seperti halnya istilah Ethernet menggantikan IEEE 802.3.Produk yang disertifikasi oleh WECA sebagai Wi-Fi dapat beroperasi bersama meskipun dibuat oleh perusahaan yang berbeda.Workstation : Pada jaringan komputer, workstation adalah komputer yang terhubung dengan sebuah local-area network (LAN). Istilah workstation juga digunakan untuk menyebut komputer yang digunakan untuk aplikasi teknik (CAD/CAM), desktop publishing, pengembangan software, dan aplikasi .lainnya yang membutuhkan tingkat komputasi dan kemampuan grafis yang cukup tinggi. Workstation biasanya terdiri dari layar grafik yang besar dengan revolusi tinggi, RAM minimal 64 MB, dukungan jaringan built-in, dan graphical user interface. Sebagian besar workstation juga mempunyai piranti penyimpanan seperti disk drive, tetapi jenis workstation khusus, yang disebut diskless workstation, tidak mempunyai disk drive. Sistem operasi yang banyak digunakan untuk workstation adalah UNIX dan windows NT. Seperti halnya PC, sebagian besar workstation adalah komputer single user, Meski demikian, workstation pada dasarnya dihubungkan dengan local area network, meskipun dapat juga sebgian sistem yang berdiri sendiri stand alone. 100BaseT : 100BaseT adalah nama lain fast Ethernet yang mempunyai kecepatan transmisi sampai dengan 100 mbps. Jenis 100BaseT ini lebih mahal daripada 10BaseT dan lebih jarang digunakan pada local area network (LAN).
10Base2 : 10Base2 adalah satu jenis standar Ethernet ( IEEE802.3) untuk lokal area network ( LAN ). Standard 10 Base-2 ( yang juga disebut Thinnet )menggunakan kabel koasial 50 ohm ( RG-58A/U ) dengan panjang maksimal 185 meter.kabel ini lebih kecil dan lebih flesibel daripada yang digunakan untuk standard 10 Base 5. Sistem 10 Base-2 beroperasi pada 10 Mbps dan menggunakan metode tranmisi baseband. 10 Base5 : 10 Base-5 adalqh standard awal untuk Ethernet yang menggunakan kabel koasial. nama 10 Base5 didasarkan pada fakta bahwa kecepatan transfer data maksimum adalah 10 Mbps. menggunakan transmisi Baseband, dan panjang kabel maksimal adalah 500 meter. 10 Base5 juga disebut Thick Wire atau thick Net.10BaseT : 10BaseT adalah jenis Ethernet yang paling umum. Nama tersebut menunjukan bahwa kecepatan transmisi maksimum adalah 10Mbps. 10BaseT menggunakan kabel tembaga dan merupakan card standard untuk menghubungkan komputer pada lokal area network (LAN) ======================================== Attenuation ———– Attenuation mengacu pada pelemahan sinyal selama ia berjalan melalui kabel.Ia kadang disebut sebagai roll off. Selama sinyal mengalir melalui kawat, gelombang kotaknya berubah bentuk sejauh ia mengalir.Jadi, attenuasi sebenarnya adalah fungsi dari panjang kabel.Jika sinyal mengalir terlalu jauh,ia bisa menurun kualitasnya sehingga stasiun penerimanya tidak mampu lagi menginterpretasikannya dan komunikasi akan gagal. Repeater dapat digunakan untuk menambah kekuatan sinyal pada baseband network sehingga ia bisa mengalir lebih jauh. Amplifier melakukan fungsi yang sama pada brodband network. Repeater ——– Repeater adalah sebuah device yang meregenerasi/menghasilkan kembali sinyal yang ditransmisikan pada kabel. Repeater mengijinkan sinyal untuk mengalir diluar batas keterbatasan panjang kabel.Sebuah repeater tidak melakukan translasi atau filterisasi paket. Repeater mempunya beberapa karakteristik: – digunakan untuk meregenerasi sinyal baseband yang ada digunakan – terutama pada topologi bus koaksial (linear) segmen yang dihubungkan – oleh sebuah repeater harus menggunakan metode media access control – (MAC) yang sama (misalnya, sebuah repeater tidak bisa melewatkan – traffic antara ethernet dan token ring) repeater bisa melewatkan – traffic antara beberapa media yang berbeda (misalnya, coax ke fiber – optic) jika interface yang sesuai tersedia repeater tidak melakukan – akselerasi atau mengubah sinyal, ia hanya meregenerasinya saja. – repeater tidak melalukan filter packet atau batasan – kongesti/kemacetan. repeater akan melewatkan paket broadcast – repeater beroperasi di physical layer pada model OSI fungsi dasar – dari repeater (regenerasi sinyal) bisa dilakukan oleh device-device – penghubung (misalnya hub atau bridge). Karena repeater tidak melakukan apa-apa terhadap filterisasi atau pembatasan traffic, ia seharusnya dilihat terutama sebagai penghubung workstasion yang jauh, tidak sebagai penambah workstasion tambahan. Dengan kata lain, repeater seharusnya digunakan untuk menambahkan jarak dari network, bukan kepadatannya. Batasan jumlah repeater yang dapat digunakan ——————————————– Ada batasan jumlah repeater yang bisa digunakan. Jumlah repeater terbatas oleh aturan 5-4-3.Pada aturan ini hanya ada tidak lebih dari 5 segmen dengan tidak ada lebih dari 4 reater antara 2 station.Hanya 3 dari 5 segmen bisa dipopulasikan (yaitu, berisi node atau host). Pada kasus ini sebuah station adalah bridge, router atau gateway. Jadi, penambahan bridge mengijinkan penambahan repeater yang digunakan pada LAN. HUB — Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada network. Fungsi dasar yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer dan mentransmisikannya ke komputer yang lain. Sebuah hub bisa active atau passive. Active hub bertindak sebagai repeater; ia meregenerasi dan mengirimkan sinyal yang diperkuat. Passive hub hanya bertindak sebagai kotak sambungan; ia membagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke seluruh network. Hub adalah central utnuk topologi star dan mengijinkan komputer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah. Kapabilitas yang disediakan hub ——————————- Fungsi tambahan selain sebagai central connection point, hub menyediakan kemampuan berikut: – memfasilitasikan penambahan, penghilangan atau pemindahan – workstation. menambah jarak network (fungsi sebagai repeater) – menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda – (Ethernet, Token Ring, FDDI). menawarkan feature yang fault – tolerance (isolasi kerusakan) memberikan manajemen service yang – tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic) Kekurangannya, hub cukup mahal, membutuhkan kabel tersendiri untuk berjalan, dan akan mematikan seluruh network jika ia tidak berfungsi. Cara kerja Hub ————– Hub pada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal (signal splitter). Ia mengambil bit-bit yang datang dari satu port dan mengirimkan copynya ke tiap-tiap port yang lain. Setiap host yang tersambung ke hub akan melihat paket ini tapi hanya host yang ditujukan saja yang akan memprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karena paket yang ditujukan ke satu host sebenarnya dikirimkan ke semua host (meskipun ia hanya diproses oleh salah satu yang ditujukannya saja). Switch —— Switch adalah hub pintar yang mempunyai kemampuan untuk menentukan tujuan MAC address dari packet. Daripada melewatkan packet ke semua port, switch meneruskannya ke port dimana ia dialamatkan. Jadi, switch dapat secara drastis mengurangi traffic network. Switch memelihara daftar MAC address yang dihubungkan ke port-portnya yang ia gunakan untuk menentukan kemana harus mengirimkan paketnya. Karena ia beroperasi pada MAC address bukan pada IP address, switch secara umum lebih cepat daripada sebuah router. MSAU —- MSAU adalah Multistation Access Unit yang berfungsi seperti hub pada network Token Ring. MSAU mempunyai kemampuan untuk membypass kabel yang putus atau station yang gagal untuk memelihara integritas ringnya. Concentrator ———— Concentrator atau wiring concentrator mirip dengan hub dan kedua istilah ini sering dipertukarkan. Ia melayani sebagai central connection point dimana sejumlah kabel yang datang bersatu. Sebuah hub atau switch melakukan fungsi sebagai sebuah concentrator. Pada bentuk yang paling sederhana, concentrator adalah multiport repeater.Ia menggabungkan sejumlah line yang datang dengan sejumlah line keluar. Beberapa concentrator dapat mengontrol error, menentukan kualitas kabel, dan melakukan fungsi-fungsi administratif. Seperti sebuah MSAU concentrator pada network ring menjaga ring tetap bekerja jika workstation hilang atau dipindahkan. Interconnectivity Device dan fungsinya ————————————– Bridge, router, dan gateway adalah interconnectivity device. Fungsi utamanya adalah untuk menghubungkan segmen atau multiple network menjadi single, sistem yang heterogen dimana komputer-komputer dapat berkomunikasi. Device ini kadang disebut sebagai relay. Bridge —— Bridge adalah relay atau interconnecting device yang digunakan untuk menggabungkan beberapa LAN. Sebuah bridge dapat: – menghubungkan segmen network bersama memfilter traffic dengan – membaca packet addressnya menghubungkan network yang berbeda – (Ethernet dan Token Ring) jika level protokol yang lebih tingginya – sama atau bisa ditranslasikan Sebuah bridge tidak dapat: – menentukan jalur mana yang paling efisien untuk mentransmisikan data – menyediakan fungsi traffic management (melewatkan kemacetan) Fungsi-fungsi bridge dapat dilakukan oleh sebuah server atau device bridge mandiri. Aturan umumnya adalah tidak boleh ada lebih dari empat bridge pada satu LAN. Pelewatan traffic antara segemen-segmen LAN ——————————————- Sebuah bridge mengecek MAC Address dari tiap paket yang diterimanya. Bridge menentukan alamat tujuan paket dan membandingkannya dengan tabel routing yang dipeliharanya. Berdasarkan pembandingan ini, bridge melakukan tiga tugas: 1. Jika alamat tujuan pada routing tabel dan berlokasi di segmen yang 1. sama dengan pengirim, packet dihilangkan. (Tidak ada keperluan 1. untuk melewatkannya melalui bridge jika ia dialamatkan ke host 1. didalam segmennya.) 2. Jika alamat tujuan berada dalam routing tabel dan berlokasi pada 2. segmen yang berbeda, paket kemudian diteruskan ke segmen tersebut. 3. Jika alamat tujuan tidak berada pada tabel routing, paket kemudian 3. diteruskan ke semua segmen. Catat bahwa saat bridge menerima packet dari satu host yang dialamatkan kehost pada sisi yang lain, bridge melewatkan frame date melalui koneksi tersebut. Jika bridge mendeteksi traffic yang dialamatkan ke segmen aslinya, ia tidak mengijinkan ia untuk lewat. Dengan cara ini bridge melakukan fungsi filtering yang mengurangi keseluruhan network traffic. Meskipun bridge dapat mempelajari MAC address dari station pada network, ia tidak dapat menentukan jalur yang paling efisien untuk mengirimkan data. Tugas ini membutuhkan sebuah router. Pembuatan routing table oleh bridge ———————————– Routing tabel untuk bridge berbeda dengan routing tabel yang digunakan oleh router. Routing tabel yang digunakan bridge bersasarkan pada MAC address bukannya IP address.Tidak seperti router, bridge tidak berbicara dengan sesamanya untuk mengupdate routing tabelnya.Walaubagaimana, kebanyakan bridge dapat memonitor dan mempelajari alamat dari tiap-tiap station pada network.Mereka menggunakan informasi ini untuk membentuk routing table. Saat bridge menerima sebuah packet, ia menguji sumber MAC addressnya dan menggunakan informasi ini untuk menambah atau mengupdate routing tabelnya. Sebuah bridge hanya perlu mengetahui suatu MAC address berada pada segmen yang mana sehingga ia bisa secara tepat meneruskan paketnya. Saat ia menguji sebuah paket, ia mungkin tidak tahu pada segmen yang mana alamat tujuan berada, tapi ia tahu dari segmen yang mana paket berasal. Jadi MAC address sumber dan segmennya ditambahkan ke routing tabelnya. Setiap waktu routing tabelnya diupdate dengan semua MAC address dan segmen. Network Partitioning ——————– Jika performansi network menurun karena berlebihan traffic, satu kemungkinan solusi adalah mempartisi/membagi network menjadi dua atau lebih segmen. Sebuah network dapat dipartisi menggunakan bridge. Bridge ini disisipkan antara dua segmen LAN dan sebagaimana traffic mengalir melalui LAN, bridge ini memfilter dan meneruskan sesuai dengan alamatnya. Hanya traffic yang ditujukan ke segmen yang lain yang diijinkan melewati bridge. Partitioning kadang disebut juga sebagai segmenting network. Keuntungan partitioning (segmenting) network ——————————————– Jika kelebihan traffic mulai menurunkan performance, salah satu solusi adalah mempartisi networknya. Sebagai contoh, asumsikan sebuah network perusahaan menghubungan departemen accounting dan marketing yang menghasilkan sejumlah message berikut selama hari kerja: Marketing ke Marketing: 200; Marketing to Accounting: 100; Accounting to Marketing: 100; dan Accounting ke Accounting: 200. Tanpa partisi, semua traffic akan mengalir melalui kedua departemen. Jadi, 600 message akan diarahkan ke tiap-tiap host. Bagaimanapun, jika kedua departemen dipartisi dengan memisahkannya dengan bridge, semua message internal marketing akan tetap berada pada sisi networknya. Hanya Message yang ditujukan ke accounting yang melewati bridge ke segmen accounting. Kebalikannya juga berlaku. Segmen marketing tidak akan dipenuhi dengan message internal dari accounting. Hasilnya adalah 50% penurunan pada keseluruhan network traffic; setiap segmen sekarang hanya memproses 300 message. Sebagai aturan umum, jika apa yang anda inginkan adalah partisi network, bridge adalah piliha utama daripada sebuah router karena ia beroperasi dengan overhead yang lebih sedikit. Masalah potensial yang terjadi saat menghubungkan Ethernet dan Token Ring LAN dengan Bridge ———- Bridge mampu untuk menghubungkan LAN yang menggunakan physical dan MAC-layer protokol yang berbeda, seperti Ethernet dengan Token Ring. Bagaimanapun, ada beberapa masalah potensial dengan koneksi ini: – Token ring mempunyai mekanisme untuk mensetting prioritas – transmisi. Ethernet tidak.Paket ethernet lebih kecil dan – strukturnya berbeda dengan paket token ring Informasi paket ethernet – dikodekan berbeda dengan paket token ring Ethernet menggunakan – transparent bridging untuk mengidentifikasikan alamat network dan – token ring menggunakan source routing Sebuah transalation bridge bisa digunakan untuk mengeliminasi kemungkinan masalah berhubungan dengan penggabungan LAN ethernet dan token ring. Dibanding yang lainnya, bridge tipe ini mampu untuk menghilangkan data dari satu frame (misalnya ethernet) dan mempackagenya kembali menjadi frame yang lain (misalnya token ring). Keuntungan yang disediakan bridge ——————————— Bridge adalah sebuah relay atau interconnecting device yang bisa digunakan untuk menyediakan beberapa kemampuan berikut: – Memperluas/menambah jarak dari network yang ada Menambah jumlah – workstation pada network Mengurangi kemacetan trafic (dengan network – partitioning) Menyediakan koneksi ke network yang berbeda (misalnya – Ethernet ke Token Ring) Memindahkan data melalui intermediate – network dengan protokol yang berbeda Transparent bridging dan perbandingannya dengan source routing ————————————————————– Tranparent bridging dan source routing adalah dua teknik pembelajaran yang digunakan oleh bridge untuk membentuk tabel alamat dari semua station pada network. Tanpa adanya teknik ini, sistem administrator harus secara manual mengupload alamat-alamatnya kedalam bridge. – Transparent bridging digunakan pada network Ethernet. Bridge – mempelajari alamat station dengan menguji jadai frame jika mereka – lewat. Tabel alamat mengasosiasikan alamat sumber dari frame data – dengan alamat networknya. Tabel ini direview terus menerus dan – terupdate jika network berubah. – Source routing digunakan pada network Token Ring. Bridge mempelajari – alamat station dengan mempunyai sebuah node sumber yang mengirimkan – paket penjelajah.Multipel paket explorer dikirimkan melalui network – ke tujuannya.Kemudian mereka melaporkan kembali ke node sumber yang – menentukan jalur yang paling efisien.Informasi jalur ini kemudian – disimpan didalam bridge dan semua transmisi berikutnya menggunakan – jalur ini.Ingat dalam pikiran bahwa tujuan dari baik transparent bridging ataupun source routing adalah untuk menjaga bridge membuat looping dalam network.Perbedaannya adalah transparent bridging adalah metode Ethernet untuk memblok looping dan source routing adalah metode Token Ring untuk menghindari looping. Spanning Tree Algorithm ———————– Spanning Tree Algorithm (SPA) adalah proses yang digunakan untuk mendeteksi dan menurup circular traffic patterns (looping). Ia beroperasi dengan menutup beberapa ports pada bridge yang memberikan beberapa jalur data ke seluruh network. SPA mengindentifikasi sebuah root bridge dan kemudian menentukan jalan melalui network ke root bridge berdasarkan harga termurah. Port bridge yang menyediakan jalur redundan didisable untuk menghindari loop.Akan tetapi, port-port ini dapat digunakan sebagai backup jika port utamanya gagal. Perbedaan utama antara bridge dan router adalah bahwa sebuah router akan mensupport multiple path diantara networknya. Sebuah bridge hanya bisa menentukan satu path. Router —— Router adalah relaying device yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network, baik secara lokal ataupun melalui WAN. Kunci utama kelebihan router adalah kemampuannya untuk menentukan path terpendek ke tujuan.Tambahannya, router menawarkan kemampuan fault tolerance untuk meroute traffice melalui link alternatif jika link utamanya sibuk atau putus.Router dapat mentransfer data antara dua network dengan protokol lower-layer yang berbeda (Physical dan Data Link).Jadi, router bisa menghubungkan Ethernet dengan Token Ring. Tapi, agar router berfungsi, protokol pada Network layer dan layer yang lebih tinggi harus sama. Sebagai tambahan, protokol harus routeable.Beberapa protokol seperti NetBEUI tidak routeable. Router beroperasi di Network layer pada model OSI. Tidak seperti bridge, router melihat IP address, bukan MAC address. Lebih spesifik, mereka hanya melihat pada Network ID dari alamat, bukan host ID. Router tidak melewatkan broadcast. Badai broadcast dapat terjadi jika banyak host melakukan broadcasting pada saat yang sama. Routing Table ————- Routint table berisi entri dengan IP address interface router dari network yang lain. Ia tidak berisi alamat untuk tiap host pada tiap-tiap network. Ia hanya menyimpan alamat dari router yang menyediakan interface ke network tersebut. Umumnya routing tabel berisi empat potongan informasi: network address (ID net tujuan); net mask (untuk menentukan subnetting); address dari router untuk network id (near-side address); dan metric (jumlah hop ke router tersebut). Cara kerja router —————– Router menggunakan routing tabel yang disimpan dalam memorynya untuk membuat keputusan tentang kemana dan bagaimana paket dikirimkan. Router melihat informasi dari paket yang diterimanya dengan menentukan network id dari IP address. Kemudian ia mengecek network id ini pada routing tabelnya untuk menentukan tujuannya. Jika router dapat meneruskan paket secara langsung ke tujuan, ia akan melakukannya. Jika tidak, ia mencari ip address dari router yang mempunyai interface untuk network tersebut. Ia kemudian mengirim paket ke router tersebut untuk diteruskan. Jika tidak ada entri yang sesuai pada routing tabel, router akan mengirimkan paket ke gateway defaultnya. Hop adalah pelewatan melalui sebuah router. Jika paket harus berjalan melalui tiga router untuk sampai ke tujuannya, ia dikatakan mempunyai 3 hop. Saat paket melewati router, MAC address sumber asli dan tujuan dibuang dan dibuat kembali. (Tapi IP address sumber dan tujuan tidak dirubah). MAC address sumber dari host pengirim diganti dengan kepunyaan router dan MAC address tujuan diganti dengan kepunyaan router berikutnya, atau, jika paket bisa diteruskan secara langsung, diganti dengan kepunyaan host tersebut. Process penghilangan dan pembuatan kembali MAC address membutuhkan sumber pemrosesan. 

Perbedaan antara static dan dynamic router —————————————— Ada dua tipe router: static dan dynamic. Static router dikonfigurasi secara manual.Routing tabelnya diset manual dan disimpan dalam router.Tidak ada informasi sharing diantara sesama router. Hal ini mengakibatkan keterbatasan yang jelas karena ia tidak dapat secara otomatis menentukan route terbaik; ia selalu menggunakan rute yang sama yang kemungkinan bukan rute terbaik. Jika route berubah, static router harus diupdate secara manual. Karena static router menyediakan control penuh pada routing tabelnya, ia lebih aman dibanding dynamic router. Dynamic router mampu membuat routing tabelnya sendiri dengan berbicara ke sesama router. Untuk melakukannya ia menemukan route dan route alternatif yang berada pada network. Dynamic router bisa membuat keputusan pada route yang mana sebuah paket mencapai tujuan. Umumnya ia mengirimkan paket ke route yang paling efisien; salah satu yang menghasilkan jumlah hop lebih sedikit. Bagaimanapun, jika route macet, dynamic route dapat mengirimkan paket ke route alternatif. Pertukaran informasi antara router ———————————- Dynamic router menggunakan apa yang disebut sebagai ‘interior gateway protocol’ untuk mempertukarkan informasi routingnya. Dua dari protokol yang paling umum adalah RIP (Routing Information Protocol) dan OSPF (Open Shortest Path First). RIP menggunakan distance-vector algorithm (DVA) untuk menghitung path routingnya. DVA mendasarkan keputusan routingnya pada jumlah hop yang paling sedikit dan mempertukarkan routing tabelnya diantara router-router yang lain setiap 30 detik. OSPF menggunakan sebuah link-state algorithm yang membutuhkan pemrosesan yang lebih besar dibanding DVA tapi menawarkan kontol lebih.Tabel routing diupdate sebagaimana memungkinkan. Geteway ——- Gateway adalah relaying device yang palin pintar. Ia bisa digunakan untuk interkoneksi sistem dengan protokol, format, bahasa, dan arsitektur yang berbeda dengan cara bertindak sebagai sebuah translator. Sebuah gateway dapat digunakan untuk menghubungan dua sistem yang secara penuh berbeda seperti sebuah mainframe (SNA) dengan sebuah PC LAN (IPX/SPX).Hal ini mungkin karena gateway melakukan fungsi translasi protokol.Sebagai translator, sebuah gatewah merepackage data yang datang dan merubah syntaxnya untuk match dengan sistem tujuannya. Karena translation adalah proses yang complex, gateway cenderung lebih lambat dan dapat menjadi bottleneck pada network. Gateway umumnya dikatakatan untuk berfungsi di application layer pada model OSI. Pada kenyatannya, ia melakukan fungsi keseluruhan layernya.

Kumpulan Perintah Pada Command Prompt ( CMD )


Kumpulan Perintah Pada Command Prompt ( CMD ) 

 Kumpulan Perintah Pada Command Prompt ( CMD ) - Kali ini saya akan share bab tentang Command Prompt atau lebih dikenal dengan CMD, lagsung saja ya tidak usah ber-belit-belit !!


 Untuk Kumpulan Perintah CMD nya saya urutkan dari A-Z :
[A]
Add/Remove Programs = appwiz.cpl
Administrative Tools = control admintools
Authorization Manager= azman.msc "New"
[B]
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC

[C]
Calculator = calc
Certificate Manager = certmgr.msc
Character Map = charmap
Check Disk Utility = chkdsk
Control Panel = control "New"
Command Prompt = cmd.exe
Component Services = dcomcnfg
Computer Management = compmgmt.msc = CompMgmtLauncher "New"

[D]
Date and Time Properties = timedate.cpl
Downloads = Downloads "New"
Device Manager = devmgmt.msc
Direct X Troubleshooter = dxdiag
Disk Cleanup Utility = cleanmgr
Defragment User Interface = dfrgui "New"
Ditilizer Calibration Tool = tabcal "New"
Disk Management = diskmgmt.msc
Disk Parmelonion Manager = diskpart
Display Properties = control desktop or desk.cpl
DPI Scaling = dpiscaling "New"
Driver Package Installer = dpinst "New"
Driver Verifier Utility = verifier or /reset
DVD Player = dvdplay "New"

[E]
Encryption File System = rekeywiz "New"
Event Viewer = eventvwr.msc

[F]
Fax Cover Sheet Editor = fxscover "New"
File Signature Verification Tool = sigverif
Folders Properties = control folders
Fonts = control fonts
Free Cell Card Game = freecell

[G]
Game Controllers | joy.cpl
Group Policy Editor = gpedit.msc

[I]  
Internet Explorer = iexplore
Iexpress Wizard = iexpress
Internet Properties = inetcpl.cpl
IP Configuration = ipconfig.exe
iSCSI Initiator = iscsicpl "New"

[K]
Keyboard Properties = control keyboard

[L]
Libraries = explorer or Windows key + E
Local Security Settings = secpol.msc
Local Users and Groups = lusrmgr.msc
Logs You Out Of Windows = logoff

[M]
Microsoft Support Diagnostic Tool = msdt "New"
Microsoft Paint = mspaint.exe
Mouse Properties = control mouse
Mouse Properties = main.cpl
Mobility Center (only on mobile) = mblctr or Windows key + X

[N]
Network Connections = control netconnections
Network Connections = ncpa.cpl
Notepad = notepad

[O]
ODBC Data Source Administrator = odbcad32 "New"
Optional Features Manager = optionalfeatures "New"
On Screen Keyboard = osk or Windows key + U

[P]
Package Installer = dpinst
Pen & Touch Options = tabletpc.cpl
People Near Me Identifier = collab.cpl
Performance Monitor = perfmon.msc
Phone and Modem Options = telephon.cpl
Power Configuration = powercfg.cpl
Printers and Faxes = control printers
Printer Migration = PrintBrmUi "New"
Private Character Editor = eudcedit
Problem Steps Recorder = psr.exe
Programs and Features = appwiz.cpl

[R]  
Regional Settings = intl.cpl
Registry Editor = regedit.exe
Remote Assistance = msra "New"
Remote Desktop = mstsc
Resultant Set of Policy = rsop.msc

[S]  
Scheduled Tasks = control schedtasks
Screen Resolution = desk.cpl
Security Center = wscui.cpl
Services = services.msc
Shared Folders/MMC = fsmgmt.msc
Shuts Down Windows = shutdown
Snipping Tool = snippingtool "New"
Sounds and Audio = mmsys.cpl
Sound Recorder = soundrecorder "New"
Sound Volume = sndvol "New"
Spider Solitare Card Game = spider
SQL Client Configuration = cliconfg
Stored User Names and Passwords = credwiz "New"
Sticky Note = StikyNot "New"
System Configuration Editor = sysedit
System Configuration Utility = msconfig
System File Checker Utility = sfc
System Information = msinfo32
System Properties = sysdm.cpl or Windows key + Pause/Break
System Restore = rstrui.exe

[T]  
Task Manager = taskmgr
Trusted Platform Module = TpmInit "New"

[U]
Utility Manager = utilman
User Accounts = netplwiz or control userpasswords2

[W]  
Windows Activation = slui "New"
Windows Backup Utility = sdclt "New"
Windows Fax and Scan = wfs "New
Windows Firewall = firewall.cpl
Windows Firewall with Advanced Security = wf.msc "New
Windows Image Acquisition = wiaacmgr "New"
Windows Media Player = wmplayer
Windows Magnifier = magnify
Windows Management Infrastructure = wmimgmt.msc
Windows Update App Manager = wuapp "New"
Windows Standalong Update Manager = wusa "New'
Windows System Security Tool = syskey
Windows Share Creation Wizard = shrpubw "New"
Wordpad = write
Semoga Bermanfaat Bagi kita semua !!

Tips dan Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas


Tips dan Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas
Posted by Mezi Aris Apronny Pada hari Selasa, Oktober 08, 2013
Tips dan Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas - Post ini saya terinspirasi saat Laptop saya tiba-tiba panas yang sangat terasa, pertama saya kaget, karena laptop saya tidak biasanya seperti itu, dan hal ini mungkin pernah anda alami sendiri, misalnya tiba-tiba Laptop, Notebook atau Netbook anda terasa panas yang sangat terasa sekali, dan tidak sepereti biasanya, nah untuk itu ada baiknya anda mengetahui apa Penyebab Laptop Sering Panas dan Cara Mengatasi Laptop yang Cepat Panas. Penyebab panasnya laptop itu biasanya disebabkan oleh pemakaian laptop yang berlebih (baiknya penggunaan laptop 5 jam perhari), atau laptop anda letakkan bukan ditempat yang keras, melainkan tempat yang empuk, seperti paha dan kasur, memang menggunakan laptop dipaha kadang menurut sebagian orang itu terasa nyaman di waktu dan tempat tertentu, dan penggunaan laptop sambil berbaring di kasur memang nyaman, tapi ingat kita harus mengetahui bahwa hal itu akan membuat laptop anda cepat panas dan membuat daya tahan baterai laptop anda berkurang, maka dari itu jangan biarkan laptop anda panas berlebih, karena hal itu bisa berakibat fatal, bisa membuat laptop anda mati mendadak atau mati tiba-tiba.

Anda harus memperhatikan benar-benar penggunaan laptop ini, karena laptop adalah barang yang diciptakan bisa panas juga. Seperti yang saya sebutkan tadi salah satu penyebab panasnya laptop adalah pemakaian yang berlebihan, pemakaian laptop yang berlebihan ini sering sekali dilakukan oleh pemain game, karena sekarang ini marak sekali game online yang tidak sedikit penikmatnya, atau bahkan anda sendiri termasuk didalamnya, selain itu pemakai berlebih ini biasa juga dilakukan oleh pekerja IM. Jika sebuah laptop itu sudah panas berlebih dan masih saja digunakan, maka kekuatannya akan terus menurun, pernahkah anda megalami laptop yang sudah terlalu panas dan laptop itu tiba-tiba lemotnya minta ampun. Selain itu penyebab Laptop panas berlebih ini juga adalah Pemanfaatan Over Overclock yang terlalu berlebihan. Overclock ini adalah istilah untuk salah satu perangkat yang berguna untuk menambah kinerja perangkat di laptop Anda. Namun jika perangkat tersebut terlalu dipaksakan juga tidak akan baik untuk penggunaan jangka lama. Baik sekarang kita bahas Tips dan Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas seperti dibawah ini :
1. Bersihkan laptop secara rutin. Hal ini berguna untuk membuang debu-debu yang menghambat lubang-lubang untuk sirkulasi udara di dalam laptop.
2. Gunakan selalu Cooling Pad atau Kipas Pendingin Laptop.
Aksesoris ini merupakan kipas yang anda bisa jadikan sebagai alat untuk sedikit mengurangi panas pada Laptop anda.
3. Jangan Gunakan Laptop pada tempat yang lunak atau tempat yang lembek.
Hindari penggunaan Laptop pada tempat yang lunak seperti kasur, karena tempat yang lunak akan menjadikan laptop anda lebih panas, karena sirkulasi udara pada laptop anda tidak lancar pada tempat yang lembek, selain itu penggunaan ditempat yang lembek akan mengurangi daya tahan baterai laptop anda.
Bersihkan Kipas Heatsink Notebook atau dari debu.
Pastikan bahwa pendinginan pada laptop anda bekerja dengan baik, pengecekan yang harus anda lakukan adalah pertama-tama anda harus melakukan cek pada kipas anda, mungkin saja terdapat sedikit kesalahan pada kipas anda sehingga laptop cepat panas, atau anda bisa mengunduh program diagnosis kipas anda (BatteryCare). bersihkan ventilasi udara pada laptop anda.
4. Pengaturan LCD yang dibuat dengan cahaya yang minimal, selain tidak merusak mata hal ini bisa membuat kinerja perangkat lebih ringan.
5. Cek Setting BIOS
Cek pengaturan BIOS ini dengan sebuah Software (bisa cari di google)
5. Download Software Setting Power Laptop
Dengan ini anda dapat mengatur setting power untuk mencegah panas yang berlebih pada beberapa komponen. misalnya layar dan hard drive. dengan salah satunya bisa menginstall Software Monitoring, seperti SpeedFan dengan ini anda bisa mengawasi serta membantu suhu prosesor, hard drive, dan kompionen lain.

Perangkat-perangkat Jaringan Komputer


Perangkat-perangkat Jaringan Komputer
Pengertian Ethernet Card


Pengertian Ethernet card atau Network Interface Car (NIC) atau LAN Card adalah perangkat yang berfungsi sebagai media penghubung antara komputer satu dengan jaringan luar lainnya. Pada Ethernet card terdapat beberapa jenis port, diantaranya port BNC (Barrel Nut Connector atau Bayonet Net Connector) dan RJ-45, namun untuk sekarang ini yang sering dipakai adalah port RJ-45, karena pada komputer sekarang kebanyakan fasilitas Rj45 baik itu komputer ataupun notebook tapi untuk yang akan datangnya connector ini bisa saja lenyap oleh wifi yang lebih simple penggunaanya.
Pengertian Hub dan Switch


Pengertian Hub dan Switch adalah perangkat Konsentrator yaitu perangkat yang digunakan untuk menyatukan kabel-kabel dari workstation, server, atau perangkat host lainnya. Biasanya konsentrator ini digunakan pada jaringan dengan topologi star. Sebagai konsentrator, switch mempunyai kemampuan lebih lebih dibanding Hub.
Fungsi Repeater


Fungsi Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal yang melemah karena melewati media transmisi yang panjang cara kerja repeater ini dengan cara menerima sinyal dari satu segmen kabel kemudian memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekatan yang sama dengan sinyal aslinya, sehingga jarak transmisi atau kabel dapat diperpanjang.
Fungsi Bridge
Fungsi bridge hampir sama dengan repeater, tetapi bridge mampu menghubungkan antar jaringan yang menggunakan transmisi berbeda. Misalnya, jaringan ethernet baseband denagn ethernet broadband. Bridge dapat pula menghubungkan jaringan yang menggunakan tipe kabel berbeda ataupun topologi yang berbeda. Bridge dapat mengetahui alamat ip setiap komputer pada tiap-tiap jaringan.
Fungsi Kabel LAN
Fungsi Kabel LAN adalah sebagai media penghantar antar komputer dan perangkat lainnya untuk saling terkoneksi dalam tegangan arus listrik 0 dan 1.

Pengertian Router


Pengertian Router merupakan perangkat khusus yang digunakan untuk menangani kenektivitas antara dua jaringan atau lebih yang terhubung melalui paket switching. Cara kerja router dengan melihat alamat asal dan alamat tujuan dari paket yang melewatinya kemudian router memutuskan rute yang akan dilewati paket tersebut untuk sampai ke tujuan. Router mengetahui alamat masing-masing komputer dilingkungan jaringan lokalnya, mengetahui alamat bridge, dan router lainnya.
Pengertian Modem



Pengertian Modem atau modulator-demodulator merupakan perangkat yang berfungsi merubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Secara umum digunakan untuk memperoleh koneksi internet baik menggunakan kabel telepon maupun sinyal mobile. Saat sekarang ini sering digunakan juga modem usb dan modem speedy yang ada ditelkom melalui sinyal wifi telkom instan.

Baik sahabat itu sedikit pembahasan singkat tentang Perangkat-perangkat Jaringan Komputer semoga memberikan manfaat dari halaman Ilmu pengetahuan Teknologi Dan Informasi ini. halaman ini akan terus di update oleh admin untuk sharing berbagai ilmu pengetahuan teknologi dan informasi-informasi lainnya seperti bisnis online dan sebagainya. Jika ada yang kurang paham atau kurang jelas tulisan diatas ataupun ada tambahan lain mengenai Perangkat-perangkat Jaringan Komputer silahkan tinggalkan komentarnya . Dan jangan lupa juga like fanspage facebook Ilmu Pengetahuan Teknologi Dan Informasi di halaman facebook kami.

CARA MEMBUAT WI-Fi Sendiri


CARA MEMBUAT WI-Fi Sendiri


teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Karakteristik LAN sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi.

Teknologi LAN terdiri dari teknologi jabel (kawat terpilin, koaksial, fiber optik) atau teknologi nirkabel yang menghubungkan perangkat-perangkat computer individu, kartu-kartu jaringan (yang merupakan adapter khusus sebagai antar muka untuk kabel), dan perangkat lunak untuk mengendalikan aktivitas LAN.

Komponen LAN adalah NIC(network interface card), hub, konektor UTP(RJ-45), kabel UTP.
Fungsi dari setiap komponen:

NIC : media pengiriman data ke komputer lain, mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel, menerima data yang dikirim darui komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer.
Hub : menerima sinyal dari satu komputer dan mentransmisikannya ke komputer yang lain. Sebuah hub bisa active atau passive. Active hub bertindak sebagai repeater; ia meregenerasi dan mengirimkan sinyal yang diperkuat. Passive hub hanya bertindak sebagai kotak sambungan; ia membagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke seluruhnetwork.
Kabel UTP : konektor RJ-45 berfungsi sebagai penyambung antara kabel UTP (Unsield Twisted Pair) ke Transceiver. RJ-45 dikhususkan penggunaannya untuk kabel UTP saja, biasanya konektor RJ-45 dan kabel UTP ini sering digunakan untuk keperluan jaringan komputer.



Perangkat yang dibutuhkan:
1. Dua buah Komputer / laptop / notebook (yang sudah terdapat wifi card, umumnya notebook/laptop sudah ada dari pabriknya) atau lebih.
2. Kabel Charger laptop (jika sobat menggunakan notebook/laptop) jika menggunakan baterai, dikhawatirkan lowbet pada saat pengaturan wifinya.

Cara membuat WIFI LAN di laptop Windows 7
Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana sih caranya membuat LAN dan menyambungkannya laptop antar laptop. Maraknya orang yang mempunyai laptop saat ini, maka pasti akan jenuh jika bermain sendiri maka perlunya WIFI LAN ini, banyak sekali manfaat yang kita dapatkan melalui WIFI LAN ini yaitu

1. Dapat terhubung layaknya LAN kabel yang dipakai diwarnet.
2. Menjadi sarana Multiplayer game bagi para gamer yang ingin bermain multiplayer seperti game Counter Strike, Warcraft, Dota, dan masih bnyak deh game Lan lainnya.
3. Transfer data lebih mudah dan cepat
4. Mampu menampung lebih dari 20 laptop tersambung dengan sistematis
tentu kalau membuat dan membeli kabel LAN akan susah merakitnya, namun untuk WIFI LAN ini hanya diperlukan Laptop yang memiliki WIFI anda dapat terhubung dengan laptop lainnya.
Cara menghubungkannya akan sangat mudah sekali,
1. Pastikan anda menyalakan laptop anda dengan Windows 7
2. Pada taksbar bagian bawah terdapat wifi signal. click kiri lalu pilih Open Network and Sharing Center



 3. Akan muncul kotak control panel, pada change your network setting pilih Set up a new connection network



4. Pada bagian bawah terdapat Set up a wireless ad hoc (computer to computer) network
5.  Click next






6.Isilah Ad hoc network anda sesuai dengan keinginan anda sendiri
- Name : Sesuai anda
- Security type : jika anda menggunakan pasword pakai WPA-2 Personal dan jika tidak pakai pasword anda pakai no autorizition
- Dan jangan lupa centang (V) save the network lalu clik next



7. Lalu Close dan lihat kembali signal wifi connection anda akan terlihat signal wifi yang anda buat.
8. Untuk laptop lain yang ingin conneksi ke laptop anda maka anda hanya konek layaknya hotspotan.

Cara Merakit Komputer Lengkap


Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar - Untuk merakit komputer dan mendapat hasil yang optimal, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian serta sedikit pengetahuan tentang komputer. Untuk merakit komputer tidak diperlukan yang namanya menyoder atau lainnya, karena anda hanya memasang dan menghubungkan soket-soket yang sudah disediakan.
Nah kita mulai mengenal istilah dalam perakitan komputer

1. Casing
Tempat atau rumah dari semua hardware komputer.

2. CPU/Procesor
Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggris: Central Processing Unit; CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU.

3. RAM

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Memori akses acak (bahasa Inggris: Random access memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.


4. Hard Disk

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Cakram keras (bahasa Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis.

5. Optik Device (vcd/DVD)

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Perangkat tambahan untuk Input data menggunakan Optic seperti VCD dan DVD

Cara Merakit Komputer Lengkap

1. Persiapan Merakit Komputer
Gunakan sarung tangan untuk menghindari kontak dengan barang elektronik, untuk menghindari konslet,
Gunakan sandal untuk menghindari strum ringan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Persiapan Kompunen dan perlengkapan

Pengamanan
Siapkan wadah untuk menyimpan benda2 kecil;
Siapkan Perlengkapan seperti obeng dll
Komponen komputer
Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
Buku manual dan referensi dari komponen
Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Tentukan kompunen apa saja yang ingin digunakan baik itu hardware atau sofware

2. Proses Perakitan Komputer
Penyiapan motherboard
Memasang Prosessor
Memasang heatsink
Memasang Modul Memori
memasang Motherboard pada Casing
Memasang Power Supply
Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Memasang Drive
Memasang card Adapter
Penyelesaian Akhir
 
A. Pemasangan Mother Board

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Pertama kali dalam tahap perakitan yaitu pemasangan Mother board, pasangkan Motherboard pada casing, dan pemasangan jumper harus sesuai (baca Buku manual) Pemasangan jumper yang salah dapat menyebabkan kerusakan permanen pada hardware.

B. Memasang Prosessor

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Sebelum memasang prosessor ada baiknya kita mempelajari kinerja slot prosesor, nah setelah paham, lihat tanda yang ada di atas prosesso dan yang ada pada prosesornya, jangan sampai prosessor terbalik (catatan Setiap edisi dan type prosesor akan berbeda, pastikan prosessor yang anda gunakan sesuai dengan Motherboard).

C. Memasang Heitsink

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Akan agak sulit dalam pemasangan heitsink (pendingin, biasanya ada salf yang di bubuhi di antara procesor dan Heitsink, di atasnya ada kopas yang di hubungkan dengan motherboard berfungsi mengalirkan udara panas dari motherboard.

D. Memasang Memory RAM
Ada beberapa jenis memori seperti SIMM, RIMM dan DIMM , pastikan motherboard Mendukung RAM, pasangkan dengan hati2 (jangan pasang ram ketika terhubung dengan listrik karena dapat merusak komponen)

E. Memasang Motherboard pada Casing
Pasangkan Motherboard pada casing Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

F. Memasang Power Supply

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Pasangkan Power suply pada casing, dan colokan suply listrik, pada motherboard, CD,hard drive,

G. Memasang Drive

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Drive mempunyai kabel penghuung berupa SATA atau ATA (disertakan dalam pembelian hardrive) hubungkan kabel tersebut dari Drivr (DVD,hard disk, Flopy) ke motherboard dan jangan lupa slot yang dari power supply.

H. Memasang Card Adapter

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Card adavter atau lebih ramah di panggil VGA, ada beberapa atau kebanyakan motherboard menggunakan option onboard (berarti VGA nya sudah ada di dalam motherboard) kalaupun tidak onboard, Pemasangan VGA sangat mudah, seperti kalanya memasang kabel yang lainya.

I. Penyelesaian Akhir

Cara Merakit Komputer Lengkap disertai gambar

Pasang penutup casing dengan menggeser
Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
Pasang konektor monitor ke port video card.
Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

Pengujian setelah selesai merakit komputer
1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Cara Merakit Komputer Lengkap

 Ni videonya : liat dulu mendingan

klo gak tau liat aja penjelasannya dibawah ini lengkappp ....
Sebelumnya baca dulu cara memilih kompnen pc yang mau dirakit agar baik untuk pc yang dirakit Disini
yuk kita mulai saja dengan istilah istilah apa saja yang ada pada perakitan komputer
CPU/Procesor


 Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggris: Central Processing Unit; CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU.







RAM


 Memori akses acak (bahasa Inggris: Random access memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
Hard Disk

 Cakram keras (bahasa Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis





Optik Device (vcd/DVD)



Perangkat tambahan untuk Input data menggunakan Optic seperti VCD dan DVD




setelah mengetahui apa saja benda2 yang akan kita gunakan dalam perakitan, langsung saja kita ke prosses perakitan
1. Persiapan
Gunakan sarum tangan untuk menghindari kontak dengan barang elektronik, untuk menghindari konslet,
gunakan sandal untuk menghindari strum ringan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Pengamanan
siapkan wadah untuk menyimpan benda2 kecil;
siapkan Perlengkapan seperti obeng dll
Komponen komputer
Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
Buku manual dan referensi dari komponen
Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
tentukan kompunen apa saja yang ingin di gunakan baik itu hardware atau sofware
2. Proses Perakitan
Penyiapan motherboard
Memasang Prosessor
Memasang heatsink
Memasang Modul Memori
memasang Motherboard pada Casing
Memasang Power Supply
Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Memasang Drive
Memasang card Adapter
Penyelesaian Akhir
- Pemasangan Mother Board

Pertama kali dalam tahap perakitan yaitu pemasangan Mother board, pasangkan Motherboard pada casing, dan pemasangan jumper harus sesuai (baca Buku manual) Pemasangan jumper yang salah dapat menyebabkan kerusakan permanen pada hardware





- Memasang Prosessor

Sebelum memasang prosessor ada baiknya kita mempelajari kinerja slot prosesor, nah setelah paham, lihat tanda yang ada di atas prosesso dan yang ada pada prosesornya, jangan sampai prosessor terbalik (catatan Setiap edisi dan type prosesor akan berbeda, pastikan prosessor yang anda gunakan sesuai dengan Motherboard)


Komponen Komputer


- Memasang Heitsink
 
akan agak sulit dalam pemasangan heitsink (pendingin, biasanya ada salf yang di bubuhi di antara procesor dan Heitsink, di atasnya ada kopas yang di hubungkan dengan motherboard berfungsi mengalirkan udara panas dari motherboard
-Memasang Memory RAM
 ada beberapa jenis memori seperti SIMM, RIMM dan DIMM , pastikan motherboard Mendukung RAM, pasangkan dengan hati2 (jangan pasang ram ketika terhubung dengan listrik karena dapat merusak komponen)




-memasang Motherboard pada Casing
Pasangkan Motherboard pada casing Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
- Memasang Power Suply

Pasangakan Power suply pada casing, dan colokan suply listrik, pada motherboard, CD,hard drive,
- Memasang Drive
 Drive mempunyai kabel penghuung berupa SATA atau ATA (disertakan dalam pembelian hardrive) hubungkan kabel tersebut dari Drivr (DVD,hard disk, Flopy) ke motherboard dan jangan lupa slot yang dari power suply







- Memasang card Adapter
 Card adavter atau lebih ramah di panggil VGA, ada beberapa atau kebanyakan motherboard menggunakan option onboard (berarti VGA nya sudah ada di dalam motherboard) kalaupun tidak onboard, Pemasangan VGA sangat mudah, seperti kalanya memasang kabel yang lainya,






- Penyelesaian Akhir
 pasang penutup casing dengan menggeser
sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
Pasang konektor monitor ke port video card.
Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.



Cara Membuat Jaringan (LAN) Kecil Dengan 2 Komputer Dengan Menggunakan Kabel UTP


Cara Membuat Jaringan (LAN) Kecil Dengan 2 Komputer Dengan Menggunakan Kabel UTP
Saya akan membahas mengenai cara membuat jaringan (LAN) kecil dengan 2 komputer dengan menggunakan kabel UTP. Untuk itu yang perlu Anda persiapkan adalah kabel UTP dan Jack RJ-45 yang sudah terpasang serta Network card pada masing-masing komputer. Biasanya komputer sekarang sudah dilengkapi dengan Lan Card pada motherboard komputer tersebut. Jika tidak ada Anda bisa membelinya di toko komputer bersama dengan kabel UTP dan Jack RJ-45.

Jika hanya menghubungkan 2 komputer, Anda tidak memerlukan sebuah hub atau switch. Namun, konfigurasi kabelnya yang sedikit berbeda. Jika Anda membuat jaringan untuk 2 komputer tanpa menggunakan hub atau switch, konfigurasi kebal yang digunakan adalah kabel Cross. Sebaliknya jika mengggunakan sebuah hub atau switch, untuk membuat jaringan lebih dari 2 komputer maka konfigurasi kabel yang digunakan adalah kabel Straight. (Silahkan baca Cara Memasang Kabel UTP Tipe Straight dan Cross)

Ok langsung saja saya bahas mengenai cara membuat jaringan (Lan) untuk menghubungkan 2 komputer. Beriikut langkah-langkahnya:
Colokkan kabel UTP yang sudah dikonfigurasi dengan kabel cross ke port LAN card komputer pertama Anda.
Jika Anda menggunakan Windows XP,buka Control Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.
Jika Menngunakan Windows 7 atau Vista, buka Control Panel. Pada icon Network and Internet, klik tulisan View Networks Status and Task.
Selanjutnya akan muncul jendela Networks and Sharing Center. Pada sisi sebelah kiri jendela ini, klik tulisan Change Adapter Setting
Klik kanan pada Networkd Card Anda dan pilih properties.
Pada jendela Local Area Connection Properties, pilih Internet Protocol (TCP/IP) pada Windows XP atau Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) pada Windows 7 dan Vista. Kemudian klik tombol properties.
Pada jendela properties yang muncul, pilih opsi Use the followinf IP Address dan isikan dengan 192.168.0.1 pada IP Adrees, 255.255.255.0 pada Subnetmask. Input yang tersisa bisa Anda kosongkan.
Klik OK untuk menyimpan setting dan klik tombol OK juga pada Local Area Connection Properties


Selanjutnya agar kedua komputer tersebut bisa berhubungan, maka Workgroup dari komputer-komputer tersebut haruslah sama. Untuk itu, berikanlah nama Workgroup yang sama pada kedua komputer tersebut. Caranya sebagai berikut:
1. Untuk pengguna Windows XP, bukalah system Properties dengan mengklik kanan icon My Computer dan pilih properties. Anda juga menekan tombol kombinasi keyboard Win + Break.
2. Bagi Anda pengguna windows 7, caranya sedikit sama yaitu buka system properties dengan cara seperti pada windows XP. Pada jendela yang muncul klik tulisan Change Setting pada bagian Computer name, domain, and workgroup setting.
3. Pada jendela System Properties, baik Windows XP, Vista ataupun Windows 7, klik tombol Change.
4. Kemudian di jendela berikutnya berikan nama untuk komputer 1 dengan nama yang diinginkan. Misalkan DK-1. Dan berikan nama dari workgroup Anda. Contonya Dunia Komputer.
5. Klik OK dan klik OK juga pada jendela System Properties.


Agar perubahan yang baru Anda lakukan berpengaruh pada system maka diperlukan proses restart. Untuk itu retart komputer Anda. Lakukanlah langkah-langkah yang sama dengan diatas untuk melakukan konfigurasi Network Card dan merubah nama komputer serta workgroup pada komputer kedua. Namun, bedanya pada komputer 2, IP address yang diberikan adalah 192.168.0.2. Subnetmask sama yaitu 255.255.255.0. Sedangkan Nama komputer harus berbeda. Misalkan berikan nama DK-2. Namun, workgroup haruslah sama.

Untuk mengetahui apakah kedua komputer tersebut sudah terhubung lakukanlanh ping dari komputer 1 ke komputer 2 atau sebaliknya. Caranya sebagia berikut:
1. Buka Command Prompt dengan menekan tombol keyboard Win + R.
2. Pada CMD ketik perintah “ping IP Address”. Ip Addrees diisi dengan IP komputer yang ingin di ping. Jika Anda melakukan ping dari komputer 1, maka IP address diisi dengan IP komputer 2. Begitu juga sebaliknya. Contoh perintah ping dari komputer 1 ke komputer 2:
ping 192.168.0.2
3. Jika koneksi antar kedua komputer tersebut berhasil maka hasilnya akan seperti ini:
Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128 Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128 Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128 Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128 Ping statistics for 192.168.0.2: Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss), Approximate round trip times in milli-seconds: Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
4. Jika hasilnya seperti ini:
Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
Request time out
Request time out
Request time out
Request time out
Ping statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss)
Berarti kedua komputer tersebut belum terkoneksi. Cobalah memeriksa apakah kabel sudah terhubung dengan benar atau mungkin saja ada kabel yang putus.


Jika semuanya sudah beres dan hasil ping sudah bagus, ini artinya Anda berhasil mengubungkan 2 komputer tersebut. Pada artikel berikutnya Dunia Komputer akan membahas bagaimana melakukan sharing folder, printer dan internet pada kedua komputer tersebut. Demikian tutorial singkat untuk membuat jaringan (LAN) dengan 2 komputer. Tutorial ini masih jauh dari sempurna dan mungkin masih banyak kesalahan yang saya buat. Apabila ada diantara Anda yang lebih paham mengenai jaringan silahkan berkomentar melalui kotak komentar.


Sunday, 29 November 2015

Review mesran.wordpress.com dan mesran.net


Review Mesran.net dan Mesran.wordpress.com

Menurut saya Mesran.net dan Mesran.wordpress.com adalah satu situs pembelajaran yang banyak terdapat imu dan pengetahuan tentang komputer khususnya dibidang pemograman seperti Visual Basic,Turbo Pascal,C++ dan yang lainnya.Saya sangat berterima kasih dengan adanya situs ini,karena banyak membantuku dalam belajar pemograman.......

Yuk ! Belajar pemograman Visual Basic dot Net di Mesran.net


Yuk ! Belajar pemograman Visual Basic dot Net di Mesran.net
Program Penggajian Karyawan
Form Awal


Berikut Kodingnya
Public Class penggajian

    Private Sub penggajian_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        nik.Items.Add("001")
        nik.Items.Add("002")
        nik.Items.Add("003")

        jabatan.Items.Add("Kepala Bagian")
        jabatan.Items.Add("Mandor")
        jabatan.Items.Add("Staff")

        status.Items.Add("Menikah")
        status.Items.Add("Tidak Menikah")

        jamlembur.Items.Add("0")
        jamlembur.Items.Add("1")
        jamlembur.Items.Add("2")
        jamlembur.Items.Add("3")
        jamlembur.Items.Add("4")
        jamlembur.Items.Add("5")
        jamlembur.Items.Add("6")
        jamlembur.Items.Add("7")
        jamlembur.Items.Add("8")
        jamlembur.Items.Add("9")

        buat_table()

    End Sub
    Sub buat_table()
        lv.Columns.Add("NIK", 80, HorizontalAlignment.Left)
        lv.Columns.Add("Nama", 150, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Jabatan", 100, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Gaij Pokok", 120, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Status", 120, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Tunjangan Istri", 100, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Jumlah Anak", 100, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Tunjangan Anak", 100, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Jam Lembur", 100, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Gaji Lembur", 100, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("PPh", 100, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Total Gaji", 100, HorizontalAlignment.Center)
        lv.View = View.Details
        lv.GridLines = True
        lv.FullRowSelect = True
    End Sub
    Sub isi_table()
        Dim lst As New ListViewItem
        lst.Text = nik.Text
        lst.SubItems.Add(nama.Text)
        lst.SubItems.Add(jabatan.Text)
        lst.SubItems.Add(gajipokok.Text)
        lst.SubItems.Add(status.Text)
        lst.SubItems.Add(tunjanganistri.Text)
        lst.SubItems.Add(jumlahanak.Text)
        lst.SubItems.Add(tunjangananak.Text)
        lst.SubItems.Add(jamlembur.Text)
        lst.SubItems.Add(gajilembur.Text)
        lst.SubItems.Add(pph.Text)
        lst.SubItems.Add(totalgaji.Text)
        lv.Items.Add(lst)

    End Sub

    Private Sub nik_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles nik.SelectedIndexChanged

        Select Case nik.Text
            Case "001"
                nama.Text = "Istanto Gultom"
            Case "002"
                nama.Text = "Betaria Sonata"
            Case "003"
                nama.Text = "Gustava Lima"
        End Select
    End Sub

    Private Sub jabatan_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles jabatan.SelectedIndexChanged

        Select Case jabatan.Text
            Case "Kepala Bagian"
                gajipokok.Text = "3000000"
                pph.Text = gajipokok.Text * 0.05
            Case "Mandor"
                gajipokok.Text = "2500000"
                pph.Text = gajipokok.Text * 0.05
            Case "Staff"
                gajipokok.Text = "2000000"
                pph.Text = gajipokok.Text * 0.05
        End Select
    End Sub

    Private Sub status_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles status.SelectedIndexChanged
        Select Case status.Text
            Case "Menikah"
                tunjanganistri.Text = gajipokok.Text * 0.1
            Case "Tidak Menikah"
                tunjanganistri.Text = "0"
                jumlahanak.Visible = "0"
                tunjangananak.Text = "0"
        End Select
    End Sub

    Private Sub jamlembur_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles jamlembur.SelectedIndexChanged
        If jabatan.Text = "Kepala Bagian" Then
            gajilembur.Text = jamlembur.Text * 20000
        ElseIf jabatan.Text = "Mandor" Then
            gajilembur.Text = jamlembur.Text * 10000
        ElseIf jabatan.Text = "Staff" Then
            gajilembur.Text = jamlembur.Text * 5000
        End If
    End Sub

    Private Sub jumlahanak_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles jumlahanak.TextChanged
        If jumlahanak.Text = "1" Then
            tunjangananak.Text = 0.07 * gajipokok.Text
        ElseIf jumlahanak.Text = "2" Then
            tunjangananak.Text = 0.015 * gajipokok.Text
        Else
            tunjangananak.Text = 0.015 * gajipokok.Text
        End If
    End Sub

    Private Sub btnproses_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnproses.Click
        totalgaji.Text = Val(gajipokok.Text) + Val(tunjanganistri.Text) + Val(tunjangananak.Text) + Val(gajilembur.Text) - Val(pph.Text)

       
    End Sub

    Private Sub btnkeluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnkeluar.Click
        End
    End Sub

    Private Sub Btnsimpan_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnsimpan.Click
        Dim lst As New ListViewItem
        lst.Text = nik.Text
        lst.SubItems.Add(nama.Text)
        lst.SubItems.Add(jabatan.Text)
        lst.SubItems.Add(gajipokok.Text)
        lst.SubItems.Add(status.Text)
        lst.SubItems.Add(tunjanganistri.Text)
        lst.SubItems.Add(jumlahanak.Text)
        lst.SubItems.Add(tunjangananak.Text)
        lst.SubItems.Add(jamlembur.Text)
        lst.SubItems.Add(gajilembur.Text)
        lst.SubItems.Add(pph.Text)
        lst.SubItems.Add(totalgaji.Text)
        lv.Items.Add(lst)

       

    End Sub

    Private Sub btnhapusdataygdipilih_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnhapusdataygdipilih.Click
        lv.Items.Remove(lv.SelectedItems(0))
    End Sub

    Private Sub btnhapussemuadata_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnhapussemuadata.Click
        lv.Items.Clear()
    End Sub

    Private Sub btnbatal_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnbatal.Click
        nik.Text = ""
        nama.Text = ""
        jabatan.Text = ""
        gajipokok.Text = ""
        status.Text = ""
        tunjanganistri.Text = ""
        jumlahanak.Text = ""
        tunjangananak.Text = ""
        jamlembur.Text = ""
        gajilembur.Text = ""
        pph.Text = ""
        totalgaji.Text = ""
    End Sub
End Class




Dan ini hasil dari programnya

Demikian Postingan saya
Nama   : Istanto Gultom

NPM   : 14110062